Rabu, 31 Juli 2013

pendidikan remaja sebaya




rogram Pendidikan Sebaya
Pendidikan remaja sebaya adalah strategi yang paling banyak digunakan dalam program pencegahan HIV dan AIDS. Pendidikan sebaya sering dipraktekkan untuk pencegahan pada kaum muda. Baik dalam maupun diluar sekolah. Kegatan ini tidak selalu diarahkan pada kelompok yang berisiko terhadap penularan HIV, namun juga pada kelompok-kelompok yang dianggap  tidak berisiko, yang pada akhirnya nanti dapat penunjang program pencegahan HIV pada seluruh populasi.
Beberapa pengalaman telah membuktikan bahwa program pendidikan sebaya yang dirancang dan dilaksanakan dengan memenuhi standar komponen strategi pencegahan HIV secara menyeluruh, maka hasilnya dapat menunjang pendidikan pengetahuan, sikap dan keterampilan mengenai HIV.  Selain itu juga dapat memotivasi untuk menjaga prilaku seks yang aman atau meminimalisir hubungan seks brisiko dan pengguna narkoba berisiko.
Untu memaksimalkan dampak program pendidikan sebaya penting memperhatikan beberapa hal dalam pengelolaan program yaitu :

Ø  Program benar-benar menyasar pada kelompok berisiko.
Ø  Program secara konsisten membuat rencana tindak lanjut dan dukungan pada pendidik sebaya.
Ø  Program dilaksanakan dengan memperhatikan besaran cakupan yang berdampak pada populasi sasaran.
Ø  Program menggunakan pendekatan keterampilan hidup untuk pencegahan HIV.
Defenisi sebaya
Istilah pendidikan sebaya sering kali kurang dipahami

Tetas hujan dan hembusan angin yang dingin mengingatkanku akan sesosok dirimu, awal aku menjalin hubungan denganmu, diatas sepeda motor yang melaju kencang melewati sekelompok pak polis yang suiping pada saat itu, tak terasa tubuhku sakit terkena pukulan salah seorang dari pak polis. Panic yang disertai rasa takut berusaha meloloskan diri dari itu kerna melanggar dan tidak disertai dengan kelengkapan surat-surat pada saat itu.
Kujadikan semua itu kenangan dalam hidupku, ingin rasakan kembali kenangan itu, namun apalah daya kau dan aku terpisah. Tapi berharap ini terulang kembali kudekap dirimu dan tak kulepas lagi.
Kusempurnakan hidupku hidupmu, saling melengkapi dari kekurangan yang kita miliki.
Saat ini aku hanya bisa berdo’a dan trus berdo’a kepada yang Maha Kuasa agar  hatiku dan hatimu dipersatukan dalam satu atap gubuk mungil yang kita bangun bersama  dengan cinta dan kasih sayang.
Raihlah cita-citamu setinggi mungkin, semua akan tercapai sesuai angan-angan, jangan hiraukan diriku aku akan menunggu dirimu kembali membawa sejuta kenangan yang kita dambakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar