rogram
Pendidikan Sebaya
Pendidikan remaja
sebaya adalah strategi yang paling banyak digunakan dalam program pencegahan
HIV dan AIDS. Pendidikan sebaya sering dipraktekkan untuk pencegahan pada kaum
muda. Baik dalam maupun diluar sekolah. Kegatan ini tidak selalu diarahkan pada
kelompok yang berisiko terhadap penularan HIV, namun juga pada
kelompok-kelompok yang dianggap tidak
berisiko, yang pada akhirnya nanti dapat penunjang program pencegahan HIV pada
seluruh populasi.
Beberapa pengalaman
telah membuktikan bahwa program pendidikan sebaya yang dirancang dan
dilaksanakan dengan memenuhi standar komponen strategi pencegahan HIV secara
menyeluruh, maka hasilnya dapat menunjang pendidikan pengetahuan, sikap dan
keterampilan mengenai HIV. Selain itu
juga dapat memotivasi untuk menjaga prilaku seks yang aman atau meminimalisir
hubungan seks brisiko dan pengguna narkoba berisiko.
Untu memaksimalkan
dampak program pendidikan sebaya penting memperhatikan beberapa hal dalam
pengelolaan program yaitu :
Ø
Program
benar-benar menyasar pada kelompok berisiko.
Ø
Program
secara konsisten membuat rencana tindak lanjut dan dukungan pada pendidik
sebaya.
Ø
Program
dilaksanakan dengan memperhatikan besaran cakupan yang berdampak pada populasi
sasaran.
Ø
Program
menggunakan pendekatan keterampilan hidup untuk pencegahan HIV.
Defenisi
sebaya
Istilah
pendidikan sebaya sering kali kurang dipahami
Tetas
hujan dan hembusan angin yang dingin mengingatkanku akan sesosok dirimu, awal
aku menjalin hubungan denganmu, diatas sepeda motor yang melaju kencang
melewati sekelompok pak polis yang suiping pada saat itu, tak terasa tubuhku
sakit terkena pukulan salah seorang dari pak polis. Panic yang disertai rasa
takut berusaha meloloskan diri dari itu kerna melanggar dan tidak disertai
dengan kelengkapan surat-surat pada saat itu.
Kujadikan
semua itu kenangan dalam hidupku, ingin rasakan kembali kenangan itu, namun
apalah daya kau dan aku terpisah. Tapi berharap ini terulang kembali kudekap
dirimu dan tak kulepas lagi.
Kusempurnakan
hidupku hidupmu, saling melengkapi dari kekurangan yang kita miliki.
Saat
ini aku hanya bisa berdo’a dan trus berdo’a kepada yang Maha Kuasa agar hatiku dan hatimu dipersatukan dalam satu
atap gubuk mungil yang kita bangun bersama
dengan cinta dan kasih sayang.
Raihlah cita-citamu setinggi mungkin, semua akan
tercapai sesuai angan-angan, jangan hiraukan diriku aku akan menunggu dirimu
kembali membawa sejuta kenangan yang kita dambakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar